Topografi

Topografi Kecamatan Kismantoro terbagi dalam dua kategori berdasarkan tinggi wilayah pada masing – masing desa, yaitu ;

  1. Kategori Datar – Bergelombang – Berbukit

Terletak pada ketinggian 250 s/d. 500 meter diatas permukaan air laut (mpdl) yang meliputi Desa Lemahbang, Desa Gedawung, Kelurahan Kismantoro, Kelurahan Gesing, Desa Gambiranom, Desa Miri, Desa Plosorejo dan Desa Pucung.

  1. Kategori Berbukit – Pegunungan

Terletak pada ketinggian 500 s/d. 850 meter diatas permukaan air laut (mpdl) yang meliputi Desa Ngroto dan Desa Bugelan serta sebagian wilayah Desa Pucung dan Desa Plosorejo.

Kecamatan Kismantoro memiliki temperatur udara rata-rata antara 230 C – 310 C. Curah hujan tertinggi muncul antara bulan Desember – Maret, berkisar antara 60,75 mm per bulan, sehingga pada bulan – bulan tersebut perlu diwaspadai desa – desa yang berada di daerah perbukitan karena rawan terjadi tanah longsor, desa – desa tersebut yaitu Desa Pucung, Desa Ngroto, Desa Bugelan, Desa Lemahbang dan Desa Plosorejo, waktu musim kemarau 5 desa tersebut juga harus extra hati-hati karena juga rawan terhadap bencana kebakaran.

Luas wilayah Kecamatan Kismantoro dirinci menurut luas masing – masing desa / kelurahan adalah sebagai berikut :

1. Desa Bugelan : 780,0144 ha
2. Desa Plosorejo : 668,0113 ha
3. Desa Pucung : 582,0013 ha
4. Desa Miri : 761,0109 ha
5. Desa Lemahbang : 991,114 ha
6. Kelurahan Gesing : 717,0122 ha
7. Kelurahan Kismantoro : 577,0112 ha
8. Desa Ngroto : 884,0113 ha
9. Desa Gedawung : 584,0013 ha
10. Desa Gambiranom : 478,0112 ha
Total : 6986,0925 ha

(*sumber : Kec. Kismantoro Dalam Angka 2014)