Tarling di Desa Bugelan, Sosialisasikan Toleransi Keberagamaan dan Panca Program Bupati Wonogiri

0
593

kismantoro.or.id~BUGELAN–Toleransi keberagamaan adalah isu utama yang di sosialisasikan tim tarling (Tarawih Keliling) Kecamatan Kismantoro, yang diadakan di Masjid AL-Iman, Desa Bugelan, Selasa malam (6/6/2017).

Dalam agenda tarling yang dihadiri oleh Camat Kismantoro, Djoko Purwidyatmo, S.Sos., M.M., beserta jajaran Forkompincam Kismantoro tersebut, pemberi Tausiah, Imam Mustofa Al Jufri menyatakan bahwa hari ini bangsa Indonesia sedang diuji karena maraknya isu intoleransi antar umat beragama, dan adanya gerakan yang ingin mengganti dasar negara Pancasila dengan negara Islam. Beliau menghimbau agar seluruh warga Kismantoro, khususnya warga Desa Bugelan berhati-hati dan tidak ikut-ikutan dengan sikap intoleransi, apalagi sampai ikut ingin mengganti Dasar Negara Pancasila menjadi Negara Islam.

“Semua isi butir Pancasila itu pada dasarnya ada di dalam Islam. Nggeh mboten” katanya.

Lebih lanjut dalam tausiahnya, Imam Mustofa Al Jufri menekankan agar masyarakat Bugelan khususnya, tidak mudah melakukan tindakan mengkafirkan penganut agama lain, apalagi sesama umat  Islam.

“Agama Islam merupakan agama rahmatan lil alamin yang merupakan rahmat bagi semua makhluk dibumi. Dengan sesama penganut Islam kita harus hidup rukun. Menghargai segala perbedaan. Karena perbedaan itu sunatullah. Kita memang tidak bisa mau dibuat sama karena dasarnya memang sudah berbeda-beda tetapi satu jua,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Camat Kismantoro, Djoko Purwidyatmo, S.Sos., M.M., juga memaparkan sosialisasi tentang program pemerintah Kabupaten Wonogiri, terutama tentang Panca Program Bupati Wonogiri, Bapak Joko Sutopo.

“Panca propram  itu diantaranya alus dalane, pinter masyarakate, makmur petanine dan sebagainya”.

Program utama pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk dua tahun pertama adalah perbaikan insfrastruktur. Terhambatnya pengerjaan perbaikan jalan di wilayah Gedawung hingga perbatasan Jawa Timur dikarenakan pelaksanaan tahun 2016 yang waktunya mepet sedangkan cuaca tidak mendukung dan medan yang harus dilalui sangat sulit sehingga sulit merampungkan tepat waktu.

Lebih lanjut Djoko Purwidyatmo menyatakan bahwa perbaikan jalan tahun 2017 akan difokuskan untuk memperbaiki jembatan Kali Pelem yang menghubungkan antara Dusun Cabol dengan Dusun Setren.

“Rencananya nanti jembatannya akan dilebarkan 2 meter, supaya bisa lebih mudah dilalui” katanya.

Selain jembatan anggaran pembangunan dana dari pemerintah Kabupaten Wonogiri juga akan digunakan untuk membangun jalan-jalan dari Desa Padarangin Slogohimo menuju Desa Bugelan dengan melintasi Dusun Setren.

“Namun saya juga mengharapkan agar seluruh warga Bugelan nantinya juga ikut ngrukti, supaya apa yang sudah dilakukan pemerintah ini terjaga dan bermanfaat bagi masyarakat, contohnya jangan sampai ada air yang mengalir ke jalan,” lanjutnya.

Pada kesempatan Tarling tersebut, Kepala Desa Bugelan, Paryanto juga menegaskan akan pentingnya menjaga kamtibmas selama ramadhan, terutama menjelang hari raya idul fitri. Paryanto meminta agar seluruh elemen ikut mengawasi jika terdapat cikal bakal radikalisme di sekitar wilayah Bugelan, agar Desa Bugelan aman dari tumbuhnya bibit-bibit radikalisme.

“Monggo nanti bapak Danramil yang baru ini nanti bisa ikut memberikan pengarahan kepada masyarakat terkait kamtibmas” ujarnya. (pur)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..