Sentuhan Tangan Warga Difabel, Ciptakan Batik Indah Nan Cantik

0
504
Seorang warga difabel sedang praktek membatik/foto : bagoes untuk ©kismantoro.or.id

Pucung-Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro terletak sekitar 60 km dari ibu kota Kabupaten Wonogiri, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pacitan. Dari daerah pelosok timur Wonogiri inilah lahir karya luar biasa dari warga difabel, sentuhan tangan dingin warga difabel tersebut siap meramaikan “perbatikan” di Kabupaten Wonogiri.

Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, menggandeng pelatih membatik yang cukup berpengalaman dibidang keterampilan membatik bagi difabel, sekaligus seorang Guru SLB/B.C. YMS Baturetno, Siti Yuliati, S.Pd., mengadakan pelatihan keterampilan membatik bagi warga difabel di Balai Desa Pucung.

Sebanyak enam orang warga difabel ikut dalam produksi batik dengan fokus pada teknik batik cipratan. Tahapan demi tahapan dilakukan mulai dari proses menciprat malam, mewarnai, pengobatan, perebusan hingga penjemuran.

Salah satu produksi batik hasil sentuhan tangan warga difabel/foto : yoyok e ©kismantoro.or.id

Jenis batik yang diajarkan ada tiga macam yaitu batik shibori, batik ciprat dan batik tulis. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Desa Pucung terhadap warga difabel yang patut mendapatkan perhatian dari pemerintah desa.

Kepala Desa Pucung, Kateno, mengungkapkan bahwa selama ini banyak warga difabel yang belum mendapatkan perhatian dari desa, sehingga pemerintah Desa Pucung melalui dana desa, menganggarkan untuk melatih keterampilan bagi warga difabel.

“Mereka mempunyai hak yang sama dengan masyarakat yang lain. Harapannya kedepan melalui pelatihan ini warga difabel mampu mandiri secara ekonomi,” kata Kepala Desa Pucung seperti dilansir di laman http://pucung-kismantoro.sideka.id/. (gun)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..