Lomba Olahan Singkong Ramaikan Peringatan Hari Kartini Desa Ngroto

0
2653
Brownis singkong yang berhasil meraih juara pertama/foto:erna c ©kismantoro.or.id

kismantoro.or.id~NGROTO–Memperingati hari Kartini Tahun 2017 ini, PKK Desa Ngroto menggelar acara peringatan di Balai Desa Ngroto yang diisi dengan acara Lomba Kreasi Olahan Makanan Berbahan Baku Singkong, serta Penilaian Cara Berbusana Ala Kartini dengan melibatkan semua peserta yang hadir, hari ini Jum’at (21/4/2017).

Dalam sambutannya, Ibu Reni Afianti selaku ketua tim PKK Desa Ngroto, kenapa dipilih bahan baku singkong dalam lomba kreasi makanan kali ini. Supaya masyarakat bisa lebih memanfaatkan singkong, mengkreasikan dengan berbagai olahan yang manfaatnya lebih besar dan harga jual menjadi lebih tinggi. Karena selama ini singkong hanya dibuat olahan yang itu-itu saja, seperti dibuat nasi tiwul dan juga tape.

Terbukti dari acara yang diselenggarakan hari ini, dihadiri sekitar 150an ibu-ibu anggota PKK Desa Ngroto, masing-masing RT yang ada di wilayah Desa Ngroto menyajikan hampir 30an olahan makanan yang berbahan baku singkong. Semuanya termasuk menu yang baru dan masih jarang kita temui.

Olahan tersebut diantaranya Puding singkong, Wajik singkong, Lapis singkong, Brownies singkong, Kue Talam singkong, Donat singkong dan masih banyak olahan-olahan yang lainnya. Tim juri yang hadir selain dari Perangkat Desa Ngroto dan tim PKK dari Kecamatan Kismantoro. Dan peserta yang menjadi pemenang adalah nomor urut 14 dari dusun Growong dengan resep Brownies Singkong.

Semua olahan yang ada disertai dengan resep dan cara membuatnya, jadi bisa berbagi ilmu untuk semua yang hadir maupun yang tidak hadir bebas untuk mencobanya di rumah atau mungkin bisa untuk menjadi ide kreasi usaha jangka panjang yang dapat menambah pemasukan ekonomi rumah tangga.

Kemeriahan hari Kartini tidak hanya sampai disitu, selain lomba pengolahan makanan berbahan baku singkong, ada acara lain yang diselenggarakan oleh tim PKK Desa Ngroto yaitu penilaian cara berbusana ala Kartini bagi semua peserta yang hadir. Dan hampir semua peserta yang hadir menggunakkan kebaya. Ini berarti ibu-ibu PKK Ngroto masih melestarikan budaya Jawa agar tidak punah dengan hadirnya model- model pakaian yang dianggap masa kini.

Salah satu kriteria penilaian berbusana yaitu keserasian dalam berbusana juga pembawaan diri dalam mengenakan pakaian tersebut.

Dan dari beberapa pemenang yang menjadi juara umum keluwesan yaitu Ibu Sri Ngabekti dari RT. 02 Dusun Ngroto, Desa Ngroto.

Selamat Hari Kartini Wanita-Wanita Ngroto, Wanita-Wanita Kismantoro, dan Seluruh Wanita-Wanita Indonesia. (ErNa)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..