Lagi…Lanjut Usia Miskin Terjaring

1
877

kismantoro.or.id ~ Hari ini Jum’at (22/7), para Relawan Peduli Kismantoro kembali melaksanakan agenda rutin setiap bulan berupa pengiriman paket sembako kepada para KK Lanjut Usia Miskin yang ada di Kecamatan Kismantoro. Kegiatan berlangsung sejak pukul 13.15 wib dan selesai hingga pukul 17.30 wib.

Kegiatan dilaksanakan oleh para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam “Relawan Peduli Kismantoro” yang langsung dikoordinir oleh Edi Purnomo, bertindak sebagai Ketua dan Rismianto, petugas TKSK Kecamatan Kismantoro merangkap sebagai anggota dan tidak ketinggalan dikomando langsung oleh Camat Kismantoro, Djoko Purwidyatmo, S.Sos., M.M., sekaligus sebagai pembina relawan.

Kali ini jumlah sasaran yang mendapatkan penyaluran paket sebanyak 40 KK Lanjut Usia Miskin, bertambah dari bulan kemarin yang berjumlah 38 KK.

Ketika tim kismantoro.or.id menyambangi Kantor Kecamatan Kismantoro, yang merupakan basecamp (baca : tempat berkumpul) para relawan, Rismianto, seorang petugas TKSK Kecamatan Kismantoro yang juga merupakan anggota Relawan Peduli Kismantoro menyampaikan bahwa untuk bulan Juli ini sasaran kita sebanyak 40 KK.

“Sehingga ada penambahan dibandingkan bulan kemarin yang jumlahnya 38 KK,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Siswandi, yang juga merupakan anggota relawan. “Alhamdulillah mas, bulan ini kita bisa tambah sasaran menjadi 40 KK, saya kemarin yang langsung ikut dalam pengemasan paket,” kata Siswandi.

Masih ditempat yang sama, Ketua Relawan, Edi Purnomo mengatakan bahwa para relawan berharap, pengiriman paket kepada sasaran kalau bisa selalau bertambah setiap bulannya.

“Mengingat masih banyak para KK Lanjut Usia Miskin yang belum terjaring oleh relawan, kalau bisa, paket sumbangan bisa bertambah,” harapnya.

“Kendala kita saat ini adalah pada masalah keuangan yang ada pada kas relawan, kas kita belum mampu menjangkau semua KK kok mas, yo maklum lah kita terbentuk belum lama dan donatur kita juga belum banyak, apa mas-mas ini mau jadi donatur tetap kami?” kata Edi bertanya kepada tim.

Setelah berbicara panjang lebar dengan para relawan, adanya tambahan sasaran KK saat ini ternyata disebabkan terjaringnya KK Lanjut Usia Miskin yang baru oleh relawan.

KK yang baru terjaring tersebut atas nama mbah MARIYEM, usia 76 tahun, warga Dusun Mendang RT. 03 RW. 03, Desa Ngroto, seorang janda yang tinggal di rumah gedhek bersama dua orang putra dan satu orang buyutnya.

Sebenarnya dia memiliki tiga orang anak, anak sulungnya perempuan sudah meninggal, anak keduanya laki-laki menderita kelainan mental dan anak ketiganya juga laki-laki, normal tetapi agak terganggu pendengarannya. Salah seorang relawan yang berkunjung ke rumahnya, Riyanto, mengatakan, kesehariannya keluarga ini tidak menggunakan sumber listrik dari PLN.

“Keluarga ini tidak pakai listrik, karena sudah diputus oleh pemilik meteran, dulu pernah ada mas, ngganthol (baca : nyabang) dari tetangganya tapi sekarang sudah diputus karena katanya sudah kebanyakan yang ngganthol,” kata Riyanto.

Saat ini mabh Mariyem menggunakan penerangan dari lampu uplik mas, yang pakai minyak tanah itu,” tambahnya. Terus dari mana mbah Mariyem mendapatkan minyak tanah? Riyanto menjawab bahwa minyak tanah dibeli ke warung dengan titip ke tetangga.

“Minyak tanahnya beli, titip tetangga yang ke warung, duitnya dari jualan godong (baca : daun)  pisang mas, sak gepit harganya Rp. 1.200,-,” tambah Riyanto menerangkan.

Ternyata sungguh luar biasa perjuangan mbah Mariyem ini, harus mengasuh dua anak laki-laki yang “kurang” beruntung, tinggal jauh dari para tetangga tanpa penerangan listrik atau sekedar mendengarkan radio pun tak bisa dia nikmati, apalagi merasakan hangatnya nasi dari dalam pemanas nasi.

Belum lagi jalan setapak kecil menuju rumahnya meski tak jauh, sekitar 200 m dari jalan utama Lingkungan Ploso, Kelurahan Kismantoro, menuju rumah mbah Mariyem ini harus berjalan kaki menanjak, sepeda motor pun tak bisa lewat.

Masih ada lagi KK Lanjut Usia Miskin yang berhasil terjaring oleh relawan, yaitu mbah MARIKEM, usia sekitar 91 tahun, warga RT. 01 RW. 08, Lingkungan Tinasat, Kelurahan Gesing, hidup sendirian tanpa suami dan anak, tinggal dirumah gubuk berukuran 2 x 3 m dan menderita sakit pada bagian kaki yang sudah cukup lama.

Sehingga untuk berjalan kaki berjarak 50 m akan membutuhkan waktu hingga satu jam, selain itu menurut keterangan para tetangga juga sepertinya ada gangguan kejiwaan karena sering sekali berkata-kata kasar kepada tetanga bahkan terkesan berani menentang siapapun.

“Kecuali kalau berbicara dengan pak RT atau pak Darno (kaling) bicaranya lebih sopan mas,” kata Pancadharmana, ketua RT setempat.

Dulu waktu mudanya kerja di Surabaya mas, terus pas sudah mulai tua pulang kampung tapi karena tidak punya keluarga dia tinggal pindah-pindah dan nggih niku mas watake niku angel jadi ya ponak-ponakannya ga berani ngurus,” tambah Panca. Sebenarnya masih punya satu saudara mas, tinggal di Desa Gambiranom tapi ya sudah lama banget tidak pernah menjenguknya,” tambahnya lagi.

Para relawan terus akan menyisir setiap wilayah se Kecamatan Kismantoro karena masih banyak lagi KK Lanjut Usia Miskin di Kecamatan Kismantoro yang masih sangat membutuhkan uluran tangan kita dan untuk sementara ini Relawan Peduli Kismantoro baru mampu mengirimkan paket ke beberapa puluh orang saja padahal masih banyak yang belum tersentuh.

“Hal itu dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan relawan, fokus relawan saat ini adalah membantu KK Lanjut Usia yang benar-benar sudah tidak bisa diberdayakan,” kata Camat Kismantoro.

“Bahkan kalau dibilang “kasarane” untuk makan sehari-hari saja susah dan memang sudah tidak bisa diapa-apakan lagi, yaa..saat ini itulah fokusnya para relawan sehingga belum bisa menyentuh yang lainnya, ada 4.679 KK miskin di Kismantoro, tidak bisa langsung selesai semuanya, satu demi satu kita pecahkan bersama,” tambah Camat Kismantoro.

Masih dari Camat Kismantoro, saat ini donatur tetap terbesar relawan adalah dari beliau bapak Bupati Wonogiri, gaji pokoknya setiap bulan digelontorkan ke Kismantoro untuk membantu KK miskin.

“Tapi untuk bulan Juli ini, dana dari gaji pokok bapak Bupati digunakan seluruhnya untuk merehab rumah mbah Mijem yang tinggal di kandang kambing tetangganya di Desa Bugelan sehingga kita (para relawan_red) serta saya sendiri sebagai yang “dituakan” di Kecamatan Kismantoro harus berusaha dan mencari donatur lain untuk mencukupi bantuan paket kepada KK Lanjut Usia Miskin,” katanya.

Itulah sedikit gambaran kegiatan para Relawan Peduli Kismantoro serta setumpuk pekerjaan rumah yang harus dihadapi oleh Kecamatan Kismantoro, kami mengetuk hati para donatur dan para dermawan untuk berkenan menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu masyarakat miskin di Kecamatan Kismantoro, uluran tangan anda sangat berarti bagi mereka.

DONASI RELAWAN PEDULI KISMANTORO MELALUI REK. BANK JATENG A/C : 3-143-02317-5 A/N RELAWAN PEDULI KISMANTORO

(GW #jurnalis)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..