Kuliner Ekstrim !!!

0
1398

kismantoro.or.id ~ Ini adalah kepompong yang kaya protein bagi sebagian masyarakat Kismantoro merupakan makanan favorit. Dalam bahasa jawa disebut “ungker” kupat yang biasanya di daun jambu mete. Walaupun termasuk hama daun jambu mete namun banyak orang yang mencari untuk dikonsumsi.

“Jika musim kemarau, dikebun saya banyak ungker kupat (kepompong) karena saking banyaknya sebagian dikonsumsi sebagian dijual dengan harga Rp.5.000,-/gelas,” kata Bu Darni saat kami temui.

“Namun anda harus hat-hati ijak ingin mencoba!!! bila punya alergi maka akan merasakan gatal-gatal disekujur tubuh,” tambahnya.

“Untuk menawarnya agar tidak gatal saat memasak cukup diberi kunyit, itu resep turun-temurun,” jelas bu Darni kembali.

Kepompong ini ukurannya lebih jumbo dibanding kepompong lain seperti kepompong daun juwar maupun kepompong daun jati.

Selain metenya yang berharga sangat tinggi, kepompongnya pun mendapatkan penghasilan tersendiri.

Begitu juga buahnya yang belum terlalu masak atau setengah matang juga biasa dijadikan lauk oleh warga setempat berupa oseng buah jambu mete.

Yaitu dengan cara buah tersebut dipetik lalu diiris besa-besar lalu diperas untuk menghilangkan kadar air dan getah pada buah tersebut.

Setelah itu ditiris dan selanjutnya dioseng tapi juga bisa digoreng seperti abon.
Anda pilih yang mana metenya..? buahnya..? atau…kepompongnya….??

Laporan : Reymond Supriyanto (jurnalis kismantoro.or.id)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..