Koalisi Wonogiri Hebat

0
856

kismantoro.or.id ~ Pemerintah Kabupaten Wonogiri meraih penghargaan Adipura Buana 2016 dan mbah Sadiman meraih penghargaan Kalpataru, suatu koalisi yang sangat hebat antara Bupati Wonogiri, “Mas Jekek” Joko Sutopo dan warganya.

Penghargaan Adipura Buana 2016 diraih Kabupaten Wonogiri karena dinilai menjadi daerah yang layak huni sedangkan mbah Sadiman meraih peghargaan Kalpataru sebagai perintis lingkungan hidup.

Penyerahan penghargaan Adipura dan Kalpataru dari Presiden RI tersebut digelar di Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Jumat (22/7). Perlu diketahui, penghargaan Adipura Buana diberikan kepada pemerintah daerah yang menggabungkan unsur sosial dan lingkungan untuk membentuk kota layak huni dan masyarakat yang peduli lingkungan.

Terkait Wonogiri yang meraih Adipura Buana ini, Bupati Wonogiri menyatakan harapannya mudah-mudahan ini menjadi momentum tepat untuk mewujudkan semangat sesarengan mbangun Wonogiri, yang menjadi tanggung jawab bersama,” kata dia.

Sementara itu menurut Kepala Bagian Humas Setda Wonogiri, Agus Sarmanto, Adipura Buana diberikan kepada kota yang menggabungkan unsur sosial dengan lingkungan untuk membentuk kota yang layak huni. “Hal itu dapat tercermin dari masyarakat kota yang peduli lingkungan,” katanya. Sejak enam tahun terakhir, Wonogiri baru mendapatkan penghargaan Adipura sebanyak dua kali, yaitu pada 2012 dan 2013.

Selain penghargaan Adipura Buana, ada salah satu warga Geneng, Bulukerto, Sadiman, 64, yang mendapatkan penghargaan Kalpataru dari Presiden. “Saat ini Mbah Sadiman juga ikut bersama Bupati berangkat ke Riau. Dia didampingi oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri dan Camat Bulukerto,” kata dia.

Prestasi membanggakan lainnya juga berhasil diraih Mbah Sadiman (64), perintis lingkungan hidup asal Dusun Gendol, Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto yang menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden. Seperti kita ketahui bersama bahwa mbah Sadiman dengan dana sendiri, dia menanam ribuan pohon beringin dan merawat pohon itu hingga tumbuh besar yang akhirnya, dia berhasil menghidupkan kembali sejumlah mata air dan menghidupi sekitar 3.000 jiwa di desanya.

Mbah Sadiman menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk menjaga kelestarian lingkungannya. Mbah Sadiman menanami bukit Gendol dan sekitarnya yang gundul akibat kebakaran dan penebangan liar. Kondisi tersebut mennyebabkan mata air banyak yang mati.

Sejak ditanami pohon, mata air bermunculan sehingga dapat dimanfaatkan warga. Dia berharap ke depan tidak ada lagi penebangan hutan dan kebakaran hutan. Dia mengajak semua pihak agar mulai sadar untuk memulihkan hutan demi keselamatan bumi dan anak cucu.

Penghargaan dan berkah yang lainnya juga diterima oleh “pasukan orange” para petugas kebersihan Pemkab Wonogiri akan menerima kenaikan gaji. Kenaikan gaji tersebut diberikan kepada para tenaga kontrak sekitar lima persen dari gaji semula. Namun, kenaikan gaji tersebut khusus untuk membiayai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Bupati Wonogiri mengatakan, Adipura Buana menunjukkan bahwa Wonogiri dianggap sebagai kota yang layak huni. Pencapaian itu merupakan hasil kerja kolektif dari berbagai pihak dan elemen, termasuk dari para petugas kebersihan yang dijuluki sebagai “pasukan oranye”.

Menurutnya, tanggung jawab para petugas kebersihan lebih besar dari pendapatan yang mereka peroleh. Sebagai apresiasi terhadap prestasi meraih Adipura tersebut, pihaknya akan menaikkan gaji sekitar 5%. Selama ini, gaji para petugas kebersihan yang berstatus tenaga kontrak itu sekitar Rp 1.200.000,- per bulan.

“Pasukan oranye sangat membutuhkan perlindungan kesehatan. Gaji mereka akan dinaikkan sekitar 5%. Kenaikan gaji itu untuk menyediakan BPJS Kesehatan bagi  masing-masing personel. Yang lain “nggak” boleh iri karena itu hasil dari prestasi,” terang Bupati, saat menggelar tasyakuran Adipura di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Senin (25/7) kemarin.

(GW #jurnalis)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..