FPRB Pucung Buka Puasa Bareng Gubernur Ganjar Pranowo

0
1008

kismantoro.or.id. ~ Suatu kebanggan tersendiri tentunya ketika kita dapat hadir ditengah-tengah orang nomor satu se Jawa Tengah. Itu yang dirasakan oleh Pengurus FPRB Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro ketika sore tadi (Kamis 30/6) diundang buka bersama oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Bertempat dirumah dinas “Puri Gedeh” Jl. Gajah Mungkur (Jl Gubernur Budiono) No. 8 Semarang, Pengurus FPRB Desa Pucung mewakili Kabupaten Wonogiri hadir bersama lima kabupaten lain se Jawa Tengah, ada delapan kabupaten yang diundang oleh gubernur namun dikarenakan berhalangan ada tiga kabupaten yang tidak hadir, selain Kabupaten Wonogiri, Pengurus FPRB yang menghadiri undangan gubernur diantaranya adalah Kabupaten Jepara, Kabupaten Tegal, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banjarnegara.

Seperti pada berita sebelumnya, di Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Masyarakat Tangguh Bencana Tahun 2016 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 29 Maret 2016 s/d. 1 April 2016 silam. Melalui kegiatan tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk tangguh terhadap bencana dengan harapan nantinya menjadi masyarakat yang mandiri dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Pada acara buka bersama dengan Gubernur Jawa Tengah tersebut, pengurus FPRB Desa Pucung diwakili oleh Ketua forum Triyanto, SST. dan Sekretaris forum Budi. Sebelum acara buka bersama, gubernur mengajak sarasehan para pengurus forum yang hadir di rumah dinas gubernur “Puri Gedeh”.

Gubernur memberikan kesempatan kepada siapapun yang hadir untuk menyampaikan hal-hal teknis maupun non teknis yang ada di daerahnya masing-masing. Ketua FPRB Desa Pucung Triyanto, SST. mendapat kesempatan untuk berbicara langsung dengan gubernur yang kebetulan duduknya tepat di depan Ganjar Pranowo.

Dalam kesempatan itu, Triyanto menyampaikan dua hal pokok, yaitu pertama permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Pucung terhadap adanya kawanan kera yang sering merusak tanaman pertanian penduduk di Dusun Gandring dan sebagian di Dusun Pucung, kawanan kera tersebut jumlahnya terus bertambah dan makin bertambah, Triyanto memohon solusi kepada gubernur Ganjar Pranowo, bagaimana cara mengatasi hal tersebut.

Dan yang kedua, Triyanto menyampaikan masalah kemiskinan yang ada di Kecamatan Kismantoro pada umumnya, bagaimana solusi paling tepat untuk mengurangi atau menurunkan angka kemiskinan masyarakat di Kismantoro.

Berikut jawaban dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang pertama masalah kera/monyet, tidak mungkin kawanan kera tersebut langsung dibasmi dan itu tidak mungkin dilakukan karena akan merusak ekosistem yang sudah ada, kera turun disebabkan karena ulah masyarakat sekitar hutan, karena adanya kerusakan hutan, maka perlu segera untuk ditangani dengan melakukan penanaman hutan kembali.

Yang kedua soal kemiskinan, perlu ada pembenahan data kemiskinan, perlu verifikasi data kemiskinan yang sudah ada. Selain itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melaunching Program Kredit Murah tanpa agunan (KTA) dan tanpa biaya administrasi melalui Bank Jateng yang bernama “Mitra Jateng-25” dengan bunga 7% dan “Mitra Jateng-02 dengan bunga 2 %, masing-masing per tahun yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha kecil di Jawa Tengah, diharapkan mereka bisa mandiri dan mereka tidak jadi pegawai tapi bisa mandiri,” jawab gubernur menjelaskan. *GW

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..