Banjir dan Longsor di Kismantoro, Kerugian Capai Ratusan Juta

0
2402

kismantoro.or.id ~ Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kecamatan Kismantoro, kali ini bahkan disertai banjir yang merusak persawahan dan tanaman warga serta beberapa infrastruktur berupa talud, jembatan dan ruas jalan raya.

Hujan deras terjadi pada Selasa (29/3) sejak siang hingga malam hari dengan intensitas yang cukup deras. Sekira pukul 16.45 tanah longsor mulai terjadi dibebarapa wilayah di Kecamatan Kismantoro, hingga jam 17.21 terpantau ada 12 titik terjadinya bencana alam, berupa tanah longsor yang menimpa rumah penduduk, banjir akibat luapan sungai menggenangi rumah dan merusak persawahan penduduk dan beberapa talud yang ambrol.

Camat Kismantoro, Djoko Purwidyatmo, S.Sos., M.M. menginformasikan sekitar pukul 20.28 terpantau ada sekitar 15 lokasi terjadinya bencana alam. Selain itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri juga langsung menyisir lokasi-lokasi terjadinya bencana, hingga sekitar pukul 23.00 Tim BPBD Kabupaten Wonogiri, Muspika Kismantoro dan para Relawan menghentikan penyisiran lokasi bencana dan akan melanjutkannya keesokan hari.

Sampai kabar ini diturunkan, semua lokasi bencana telah tertangani, baik oleh warga masyarakat setempat, para relawan, tim Kecamatan Kismantoro maupun dari BPBD Kabupaten Wonogiri, selain bantuan tenaga juga telah disalurkan beberapa logistik bantuan bencana alam kepada para korban.

Sebagai informasi lain untuk Desa Gambiranom terjadi banjir yang menggenangi dua rumah dan merusak lahan persawahan penduduk seluas 24.700 m2 sehingga dipastikan gagal panen dengan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Di Desa Miri terjadi tanah longsor yang menimpa 7 (tujuh) rumah penduduk serta longsoran tanah yang menimbun jalan raya. Di Desa Pucung juga terjadi tanah longsor yang menimpa 2 (dua) rumah penduduk serta amblesnya jalan raya menuju Kabupaten Pacitan dengan kedalaman mencapai hampir 50 cm.

Gbr 5Tanah longsor juga menimpa 3 (tiga) rumah penduduk di Desa Plosorejo, bahkan longsoran tanah sampai menjebolkan dinding rumah tembok warga. Di Desa Lemahbang, selain longsoran tanah yang menimpa rumah penduduk, hujan deras juga mengakibatkan jebolnya saluran irigasi persawahan.

Dan untuk Kelurahan Kismantoro, tanah longsor menimpa rumah penduduk hingga dinding tembok jebol dan atap rumah berguguran, selain itu banjir menyebabkan jebolnya Talud di SMK N 1 Kismantoro, jebolnya pondasi jembatan di Kali Gadungan, putusnya guling jembatan di sebelah Kantor KUA serta longsornya saluran dan talang irigasi Watu Gupit, Kelurahan Kismantoro.

 

Berikut nama para korban dan lokasi bencana yang terjadi di Kecamatan Kismantoro;

1. Desa Miri

  • Sujianti RT. 01 RW. 02 Dusun Tumpuk,
  • Somiran RT. 01 RW. 02 Dusun Tumpuk,
  • Wahyudi RT. 01 RW. 02 Dusun Tumpuk,
  • Puji RT. 03 RW. 06 Dusun Plumutan,
  • Kasno RT. 01 RW. 02 Dusun Tumpuk,
  • Jimin RT. 04 RW. 01 Dusun Miri,
  • Simun RT. 03 RW. 01 Dusun Tumpuk,
  • Jalan Raya tertimbun tanah longsor,

2. Desa Pucung

  • Gumbrek RT. 01 RW. 01 Dusun Jladri,
  • Kateman RT. 01 RW. 02 Dusun Pucung,
  • Jalan Raya ke Pacitan ambles ± 50 cm,

3. Desa Plosorejo

  • E. Miyatno RT. 01 RW. 02 Dusun Soka,
  • Jumangat RT. 01 RW. 02 Dusun Soka,
  • Sumarto RT. 01 RW. 02 Dusun Soka,

4. Desa Lemahbang

  • Yanto RT. 03 RW. 04 Dusun Lemahbang,
  • Saluran irigasi longsor,

5. Desa Gambiranom

  • Kisut RT. 03 RW. 06 Dusun Bonggi,
  • Saidi RT. 03 RW. 06 Dusun Bonggi
  • Lahan Persawahan ± 24.700 m2,

6. Kelurahan Kismantoro

  • Juwari RT. 01 RW. 07 Lingkungan Ploso,
  • Talud SMK N 1 Kismantoro Jebol,
  • Pondasi Jembatan Kali Gadungan ambrol,
  • Saluran dan Talang Irigasi Watu Gupit,
  • Guling Jembatan dekat Kantor KUA putus.

**sumber – Kasi Tramtib Kecamatan Kismantoro

Oleh : GUNAWAN WIBISONO (Pengolah Perencanaan dan Pelaporan Kec. Kismantoro)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..