Akhirnya Pokemon Dilarang

0
833

kismantoro.or.id ~ Salah satu game yang sedang booming di Indonesia adalah gim Pokemon Go, adalah game yang berbasis lokasi dengan sistem pemosisi global (GPS). Suatu game yang akan membawa anda bermain dengan berjalan-jalan di dunia nyata menangkap monster virtual yang menggemaskan seperti Pikachu dan Jigglypuff di tempat-tempat dekat lokasi ponsel Anda dan melatih mereka untuk bertanding.

Game ini dengan mudah bisa kita dapatan melalui toko-toko aplikasi seperti App Store (iPhone) atau Google Play (Android) dan game ini gratis seperti game gratis lainnya, namun ternyata ketika kita sudah memainkannya ada hal-hal yang harus dibeli dengan uang.

Dengan begitu mudahnya game ini diperoleh, tak heran jika hampir setiap lapisan masyarakat pengguna ponsel pintar akan dengan mudah untuk memainkannya sehingga hal itu menjadi perhatian Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

Berdasarkan penelusuran tim kismantoro.or.id melalui portal resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian PANRB menerbitkan Surat Edaran sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instalasi pemerintah tentang Larangan bagi Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bermain game virtual berbasis Global Positioning System (GPS) di lingkungan instansi pemerintah.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor : B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016, Menteri PANRB secara tegas memberitahukan kepada seluruh Pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang para aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam surat edaran ini, Menteri Yuddy juga meminta agar para Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing-masing satuan kerja untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.

Tak tanggung-tanggung, Menpan Yuddy mengirim surat edaran itu untuk ditujukan ke sejumlah pihak, antara lain menteri kabinet kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, Kepala Lembaga Pemerintah non Kementerian dan Kepala Daerah di seluruh Indonesia.

Dan tak cukup sampai disitu saja, surat edaran itu juga ditembuskan ke Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla, ketika dikonfirmasi wartawan, Menpan Yuddy yakin surat edaran itu diterima oleh ASN.

“Saat ini kita melakukan tindakan preventif untuk menjaga keamanan dan rahasia negara, tentunya para aparatur negara mengerti karena kita tidak mungkin membahayakan stabilitas negara untuk resiko sekecil apapun. Untuk itu para aparatur negara dapat mengayomi larangan untuk bermain game virtual berbasis GPS di seluruh lingkungan instansi pemerintah,” ujar Menteri Yuddy.

Lebih lanjut lagi, Menteri Yuddy menyampaikan bahwa selain untuk menjaga keamanan dan rahasia negara, larangan ini juga dikeluarkan untuk menjaga produktivitas kerja dan meningkatkan disiplinĀ para aparatur sipil negara, sehingga kualitas pelayanan publik dapat terjaga. Untuk itu MenPANRB meminta agar edaran ini dapat menjadi pedoman bagi Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas pokok fungsinya sebagai abdi negara dan masyarakat.

(GW #jurnalis)

Dapatkan Informasi terbaru kami melalui E-mail anda (Gratis)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar dengan Facebook anda, untuk Kismantoro kita..